Cinta di Saku Celana memfokuskan kisahnya pada seorang pemuda bernama Ahmad (Donny Alamsyah) yang semenjak kecil hanya terobsesi pada satu hal: memiliki perasaan cinta. Berbeda dengan sahabatnya, Gifar (Dion Wiyoko), yang sepertinya selalu berhasil mendapatkan cinta dari setiap wanita yang ia inginkan, Ahmad memiliki kesulitan yang cukup besar untuk dapat mengekpresikan perasaan tersebut pada seseorang yang ia sukai. Namun, pertemuannya secara konstan dengan seorang gadis cantik bernama Bening (Joanna Alexandra) di gerbong kereta api kemudian menyulut rasa suka Ahmad dan membuatnya bertekad untuk mendapatkan cinta gadis tersebut. Atas saran Gifar, Ahmad lalu mencurahkan seluruh perasaannya melalui sebuah surat cinta yang ia niatkan akan diberikan pada Bening ketika mereka nantinya bertemu kembali di gerbong kereta api. Hari itu pun tiba. Ahmad telah menyiapkan surat cintanya dan menyimpan surat cinta tersebut di dompetnya. Sial… di hari yang sama, Ahmad justru mengalami kecopetan yang jelas menghilangkan surat cinta yang telah dengan susah payah ia tulis sekaligus kesempatan untuk dirinya agar dapat menyatakan rasa sukanya pada Bening. Tidak mau menyerah begitu saja, Ahmad lalu melakukan segala cara untuk mendapatkan cinta Bening.
Kata Mereka (Review)
By Amir Syarif Siregar
"Pemaparan yang memang berbeda jelas memberikan tantangan tersendiri dalam menikmati Cinta di Saku Celana. Sayangnya, kehadiran berbagai metafora dalam perlambangan cinta di jalan cerita film ini sama sekali tidak diiringi dengan penceritaan yang kuat. Kebanyakan plot cerita dan karakter yang hadir disajikan dengan cara cenderung datar dan jauh dari kesan menarik. Hasilnya, walaupun didukung dengan penampilan apik para pengisi departemen aktingnya serta deretan kualitas teknis yang mumpuni, Cinta di Saku Celana gagal untuk tampil seunik penceritaannya."
Rating IMDB : Info (Klik Disini) Tanggal Rilis : 28 Juni 2012 (Indonesia) Kualitas Video : VCDRIP(Lumayan) Bintang : Joanna Alexandra, Lukman Sardi Genre : Drama | Comedy Size : 400MB Mkv
Ditulis oleh Sekar Ayu Asmara – orang yang sama yang menghasilkan naskah cerita depresif seperti Belahan Jiwa (2006) yang hampir membunuh karir lima aktris muda Indonesia paling berbakat serta Pintu Terlarang (2009) yang berhasil diselamatkan oleh ending mengejutkan dan sentuhan visual yang dieksekusi dengan baik oleh Joko Anwar – Cowok Bikin Pusing menjadi sebuah karya yang sedikit berbeda dari karya-karya Sekar Ayu Asmara sebelumnya. Bebas dari pemikiran-pemikiran yang berpotensi membuat penontonnya berniat untuk bunuh diri, Cowok Bikin Pusing justru berisi banyak sentuhan drama komedi romantis a la Sekar Ayu Asmara yang terkadang berhasil menjalankan tugasnya dengan baik di bawah eksekusi sutradara, Winaldha E. Melalatoa (Ai Lop Yu Pul, 2009). Walau lebih sering terasa bagaikan sebuah film televisi daripada sebuah film layar lebar, namun Cowok Bikin Pusing tidak dapat disangkal mampu memberikan hiburan tersendiri bagi setiap penontonnya. Film yang sebenarnya telah selesai dibuat pada tahun 2009 yang lalu ini berkisah mengenai Cecile (Julie Estelle), seorang pengusaha toko bakery yang baru saja mengakhiri hubungan pertunangannya selama lima tahun dengan Marco (Marcel Chandrawinata) akibat perselingkuhan pria tersebut. Lewat bantuan Tasha (Laudya Cynthia Bella) dan Justin (Amink), Cecile berusaha untuk melupakan rasa sakit hatinya, diantaranya dengan memberikan rangkaian aksi balas dendam yang mereka susun terhadap Marco. Walau awalnya merasa senang dengan keberhasilan aksi balas dendam tersebut, namun tetap saja, Cecile tidak dapat menyangkal bahwa rasa sakit hatinya tetap tak kunjung membaik. Hal itu terus terjadi hingga kedatangan Oka (Nino Fernandez) dalam hidup Cecile. Oka sendiri sebenarnya bukanlah orang baru dalam kehidupan Cecile. Pria tampan yang juga seorang guru surfing tersebut merupakan langganan tetap dari toko bakery milik Cecile. Ketika Oka putus dengan kekasihnya, Angela (Marissa Nasution), yang juga terjadi karena perselingkuhan Angela, hubungan antara Cecile dan Oka secara perlahan mulai mendekat. Sayangnya, Tasha, sahabat Cecile yang sangat protektif terhadap diri Cecile akibat pengalamannya yang buruk dalam bercinta, mulai merasa bahwa Oka adalah salah satu tipe pria yang hanya hadir untuk memanfaatkan Cecile. Sikap terlalu protektif dari Tasha-lah yang kemudian menjadi faktor perenggang hubungan Cecile dan Oka serta hubungan Cecile dengan Tasha sendiri. Plot dari film yang awalnya diberi judul Selingkuh ini sebenarnya sangat minimalis dan telah banyak diangkat pada film-film Indonesia lainnya, mengenai cinta dan persahabatan. Namun, Cowok Bikin Pusing sepertinya lebih memilih untuk menghadirkan alur cerita sederhana tersebut dengan jalan cerita yang sedikit acak dan tidak teratur. Ketika awalnya film ini mengenalkan penontonnya pada kisah dan karakter utama, Cowok Bikin Pusing kemudian beralih fokus perhatian pada kisah cinta sesame jenis yang terjalin antara Justin dan kekasihnya (Alex Abbad). Tentu saja, kisah cinta ini sebagian besar diporsikan sebagai bagian komedi dari Cowok Bikin Pusing, dan seringkali berhasil. Apa yang dilakukan Amink dan Alex Abbad untuk menghidupkan karakter mereka benar-benar berhasil membuat karakter mereka mencuri perhatian setiapkali dihadirkan. Sayangnya, secara perlahan, porsi cerita tersebut malah terkesan ditampilkan berlebihan dengan deretan gay jokes yang lama-kelamaan terasa sangat tidak lucu. Jika ada satu sisi yang ingin benar-benar dapat dianggap sebagai sebuah kualitas yang dapat diandalkan dari Cowok Bikin Pusing adalah kualitas sinematografinya yang benar-benar jempolan. Sama seperti apa yang dilakukan The Mirror Never Lies terhadap keindahan alam Wakatobi minggu ini, Cowok Bikin Pusing dengan mantap menghantarkan deretan gambar yang menakjubkan seputar keindahan alam dan pantai Bali. Lebih dari itu, Cowok Bikin Pusing sepertinya tidak lebih dari sekedar sebuah tayangan drama komedi khas Indonesia yang beberapa kali mampu memberikan hiburan tersendiri, namun secara keseluruhan tidak berbeda dari kebanyakan produk lainnya yang banyak beredar.
Karakter Boy – sosok pria yang tampan, kaya, cerdas namun tetap rendah hati dan taat beribadah (baca: sempurna) – dari lima seri film Catatan Si Boy (1987 – 1991) tampil sangat melekat pada generasi pecinta film nasional di era tersebut. Begitu melekatnya karakter Boy, karakter tersebut bahkan mengambil sebuah bagian penting dalam pop culture Indonesia hingga saat ini. Maka adalah sangat wajar bila saat produser sekaligus sutradara debutan, Putrama Tuta, mengungkapkan bahwa dirinya merasa tertarik untuk kembali membawa salah satu ikon pop nasional tersebut kembali ke layar lebar bagi sebuah generasi yang telah jauh berbeda akan menimbulkan rasa penasaran yang cukup besar di benak banyak orang.
Namun jangan salah! Catatan Harian Si Boy karya Putrama Tuta sama sekali bukanlah sebuah remake dari Catatan Si Boy. Dapat dikatakan, Catatan Harian Si Boy adalah sebuah regenerasi dari seri film legendaris tersebut. Karakter utama yang mengisi jalan cerita bukan lagi diisi oleh nama-nama karakter seperti Boy, Nuke, Emon atau Kendi. Catatan Harian Si Boy adalah sebuah film yang baru secara keseluruhan, namun memanfaatkan beberapa gimmick yang berada di lima seri film Catatan Si Boy di dalam jalan ceritanya sebagai benang merah terhadap seri film tersebut. Sebut saja kesamaan sifat beberapa karakter di film baru atau, sebuah benda yang menjadi bagian vital dari jalan cerita film baru ini, sebuah catatan harian milik Boy.
Alur kisah utama dari Catatan Harian Si Boy dipegang oleh seorang karakter bernama Satrio (Ario Bayu) — yang memiliki kesamaan sifat dengan karakter Boy: tampan, berasal dari keluarga kaya, rendah hati dan taat beribaha. Satrio yang bekerja di sebuah bengkel mobil milik Nina (Poppy Sovia) memiliki hobi untuk melakukan adu balap liar. Sialnya, seiring dengan seringnya ia melakukan adu balap liar tersebut, sesering itu pula ia akhirnya tertangkap oleh polisi. Namun, sebuah penangkapan oleh polisi yang terakhir terjadi pada dirinya membawa sebuah alur kisah baru pada hidupnya. Di saat ia akan dibebaskan, Satrio berkenalan dengan Natasha (Carissa Puteri), gadis cantik yang baru pulang dari London namun baru saja mengalami perampokan bersama kekasihnya, Nico (Paul Foster). Atas saran petugas polisi, Natasha akhirnya pulang bersama Satrio dan teman-temannya, Nina, Herry (Albert Halim) – yang akan mengingatkan siapapun dengan karakter Emon — dan Andi (Abimana Arya). Dalam perjalanan itulah, Natasha mengisahkan bahwa kepulangannya ke Indonesia adalah untuk mengunjungi sang ibu yang sedang dirawat di rumah sakit.
Selama dirawat, ibu Natasha tak pernah melepaskan genggamannya dari sebuah catatan harian milik seorang pria yang bernama Raden Ario Purbo Joyodiningrat atau yang lebih akrab disebut dengan Boy (Onky Alexander). Setelah membaca isi catatan harian tersebut, Natasha mengetahui bahwa ibunya pernah memiliki hubungan asmara dengan pria tersebut. Kini, Natasha berniat untuk mencari Boy dengan harapan agar kedatangan Boy akan mampu membantu kesembuhan ibunya. Satrio yang merasa prihatin terhadap kisah Natasha akhirnya membantu Natasha untuk menemukan Boy. Dalam perjalanan mereka, keduanya mulai saling tertarik satu sama lain. Yang jelas akan menimbulkan masalah bagi kekasih Natasha, Nico, serta Nina, yang selama ini telah memendam rasa sukanya pada Boy.
Berangkat dari sebuah kisah yang legendaris, untuk kemudian diterapkan dan diadaptasi dalam sebuah naskah cerita baru yang walaupun memiliki tema dan jalan cerita yang sederhana namun mampu disusun secara dinamis dan modern, Catatan Harian Si Boy berhasil dieksekusi dengan baik oleh Putrama Tuta menjadi sebuah kesatuan cerita baru dan menarik. Tidak hanya unggul dari naskah dan pengarahannya, tampilan Catatan Harian Si Boy juga semakin diperkuat dengan jajaran departemen akting yang berhasil memberikan penampilan terbaik mereka serta tata produksi yang sangat unggul (tata musik arahan Aghi Narottama benar-benar juara!). Catatan Harian Si Boy adalah sebuah presentasi yang sangat, sangat menyegarkan dalam dunia sinema nasional! Bravo!
Penahanan seorang pemimpin partai politik yang maju sebagai calon presiden. Akhirnya mereka memutuskan mencari orang yang bisa dijadikan boneka dengan kriteria yang kacangan dan tidak masuk akal mereka mencari pemimpin yang bisa menjadi tumbal dan hanya sebagai alat mereka mencari keuntungan dengan criteria lugu. Sampai mereka menemukan seorang staf administrasi kantor yang lugu dan mau diangkat sebagai karyawan di kantor tersebut dengan gaji 2 juta lima ratus, dia sangat bahagia sekali, dengan tugas yang sangat mudah. Masalah muncul saat perasaan dan kata hati mulai bertanya, benarkah apa yang dia lakukan, karena dia melihat secara terang-terangan kejahatan yang di lakukan sama teman-temannya di partai. Akhirnya si jujur menang, namun ada ancaman pada saat ingin dilantik menjadi presiden. Kejujuran tidak pernah benar dalam berpolitik, karena politik tidak pernah mau jujur.
Nimo, adalah cowok yang menjadi obsesi Rahmi sejak kecil hingga remaja. Ia pun bertekad untuk mendekati Nimo, kakak kelasnya sewaktu di SMA hingga di perguruan tinggi. Namun upaya Rahmi tidak pernah berhasil. Ia pun menyerah. Lalu, ia pun realistis dan memutuskan bahwa Nimo hanyalah masa lalu dan tinggal impian.
Rahmi pun akhirnya menerima Raka sebagai pengisi hatinya. Hubungan pun menjadi sangat serius. Namun persoalan dengan Nimo muncul kembali.
Tepat di saat Rahmi dan keluarganya tengah sibuk membicarakan acara lamaran Rahmi dengan Raka, Nimo hadir di antara mereka. Yang membuat Rahmi terkejut, berdebar dan berbunga-bunga, Nimo mengajak Rahmi“membina hubungan lebih dari sekedar persahabatan. Ternyata, selama ini Nimo pun memendam rasa cinta terhadap Rahmi.
Rahmi berada dalam dilema. Membatalkan rencana pernikahannya dengan Raka, rasanya sulit. Dicintai Nimo adalah obsesi, dambaan yang selama ini terpendam lalu tiba-tiba muncul menjadi kenyataan. Mampukah Rahmi memilih?
Agni, Arian dan Alde adalah 3 sahabat sejak mereka kelas 1 SMA, hingga kini mereka kelas 3 SMA. Agni adalah anggota klub film sekolah, namun filmnya selalu ditolak oleh anggota yang lain. Alde anak orang kaya yang aktif di ekskul band, banyak wanita yang tergila-gila padanya. Sedangkan Arian adalah anggota ekskul mading, namun hanya menjabat sebagai pemegang kunci mading.
Mereka memiliki kepala sekolah yang selalu semena-mena, hal apapun selalu diukur dengan uang. Mereka bertiga pun membuat sebuah film dokumentasi hingga kejahatan sang kepala sekolah pun terungkap.
Namun, dalam proses pembuatan film ini, banyak halangan yang ditempuh. Seperti Agni yang masih memendam perasaan kepada mantan pacarnya, Alina. Sedangkan Alina kini telah menjalani kasih dengan Ray, walau Alina sering kali dikasari oleh Ray. Selain itu, Alde juga memendam rasa pada sahabat Alina yang bernama Ratih, namun Alde tidak berani mengungkapkan karena Ratih adalah anak pedagang Somay dikantin sekolah.
Sebuah kisah orang-orang biasa tentang hidup, semangat, dedikasi dan cinta yang dituturkan langsung dari beranda terdepan Indonesia - Malaysia .........” Cerita dari Tapal BATAS adalah sebuah film dokumenter panjang (dengan durasi 60 menit) yang memperlihatkan realitas nan miris yang selama ini tersembunyikan dari wajah kita. Sebuah potret kehidupan dari sejumlah orang biasa dengan segala problematikanya di sebuah kehidupan terpencil yang nyaris tak terjangkau, namun masih menjadi bagian dari NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Dituturkan melalui 3 nara sumber yang menjadi tempat bercermin dari sejumlah carut marut negeri ini yang selama ini jarang terungkap. Melalui Martini (guru SD yang harus mengajar 6 kelas sekaligus di desa Badat Lama, dusun terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia), Kusnadi (mantri kesehatan yang harus turun gunung dan keluar masuk desa demi melayani masyarakat di cakupan wilayah kecamatan Entikong) dan Ella (sosok korban human trafficking di Singkawang), kita menyaksikan sebuah optimisme yang besar dari mereka akan negeri tercinta, INDONESIA!
Rating IMDB : Info (Klik Disini) Tanggal Rilis : 22 Desember 2011 (Indonesia) Kualitas Video : DVDRIP(BAGUS) Bintang : - Genre : Dokumenter Size : 250MB Mkv
Safina, sedang hamil tua mengalami tekanan jiwa oleh suaminya Anton karena berselingkuh dengan sekertarisnya, Yuli. Yuli berhasil menusukkan jarum yang berguna-guna ke perut Safina yang sedang hamil hingga tewas. Anton dibuat dia tidak bereaksi atas kematian Safina, tetapi bayinya dapat diselamatkan
Yuli bersekongkol dengan dukunnya mengadakan ritual memasang paku emas dikepala mayat Safina supaya rohnya tidak bangkit jadi kuntilanak untuk balas dendam. Akhirnya Yuli dapat mengendalikan Anto dan bayinya agar dapat menguras kekayaannya
Afgan, Nadin dan Nono hobi mengumpulkan cerita horror untuk bahan film independen. Berhasil mendapatkan cerita dari pembantu Safina yang kebetulan bertetangga dengan Afgan, roh Safina berhasil dihadirkan kembali ke rumahnya dalam wujud wanita cantik, membuat Nadin cemburu karena Afgan dan Nono sering menghabiskan waktu menyelidiki rumah kosong Safina, Illusi-illusi rayuan mesra dari roh Safina menggoda mereka. Nadin dengan penasaran ingin melabrak Safina, tapi ia justru bertemu dengan Safina dalam wujud kuntilanak
Setelah mereka tahu kuntilanak Safina bekas majikan bibi. Nadin yang merasa kasihan karena nasibnya Safina dikhianati oleh Yuli dan suaminya. Jadi Afgan, Nadin, Nono dan bibi bertekad untuk membantunya supaya Safina dapat membalas dendam dan bisa bersatu dengan bayinya Berhasilkah mereka?
Film Ini Bercerita tentang Keke (Dipernakan Velove Vexia), seorang gadis lulusan SMA yang saat ini memiliki banyak hal di otaknya – khususnya mengenai bagaimana caranya agar ia dapat mengumpulkan uang sebanyak Rp30 juta untuk membeli sebuah mobil Mini Cooper. Mobil itu sendiri tidak ia beli dengan alasan untuk bersenang-senang, namun lebih kepada tujuan mulianya untuk membantu sang ibu serta mempermudah dirinya dalam melakukan pekerjaannya sehari-hari. Mini Cooper sendiri ia pilih setelah mengetahui bahwa sebuah mobil Mini Cooper dapat dibeli secara ‘menyicil’ perlengkapan mobil tersebut terlebih dahulu untuk kemudian disatukan dan dijadikan sebuah mobil utuh.
Film ini sendiri telah selesai diproduksi sejak lama, bahkan awalnya direncanakan rilis pada tahun 2008 – hal yang menjelaskan mengapa banyak hal di film ini, begitu terasa ‘ketinggalan zaman,’ mulai dari beberapa properti yang dipakai oleh karakter di dalam jalan cerita, hingga lagu-lagu latar yang digunakan (Review By Amir Syarif Siregar). Overall Cewek Gokil bukan yang terbaik dari Rizal Mantovani, tapi setidaknya film ini, masih lebih baik ceritanya di bandingankan dengan beberapa film Bang Rizal sebelumnya.