Latest Movie :
Recent Movies
Tampilkan postingan dengan label F. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label F. Tampilkan semua postingan

Fallin' in Love (2012)

Jelas akan ada beberapa kekhawatiran bagi sebagian orang sebelum mereka menyaksikan Fallin’ in Love: film drama romansa ini diarahkan oleh Findo Purnomo HW – yang sebelumnya mengarahkan film-film seperti Love in Perth (2010), Lihat Boleh, Pegang Jangan (2010) dan Ayah, Mengapa Aku Berbeda (2011), naskah cerita yang ditulis oleh Alim Sudio – yang bertanggungjawab atas keberadaan jalan cerita film Air Terjun Pengantin (2009), Lihat Boleh, Pegang Jangan (2010) dan Pupus (2011), serta diproduseri oleh Firman Bintang – yang, sejujurnya, sama sekali belum pernah menjadi seorang produser bagi film yang dapat disebut berkualitas. Tiga kombinasi yang berbahaya dan… Anda dapat menebak bagaimana kualitas akhir Fallin’ in Love bahkan semenjak sepuluh menit pertama film ini dimulai.

Phew. Fallin’ in Love berkisah mengenai seorang gadis remaja bernama Larasati (Mikha Tambayong) yang seumur hidupnya baru mengenal kata dan rasa cinta dari sahabat-sahabatnya maupun film-film drama romansa buatan industri film Korea yang selalu ia gemari… sampai akhirnya ia bertemu dengan Rado (Adly Fairuz), kakak kelasnya yang juga merupakan seorang bintang softball. Larasati sendiri secara perlahan berhasil menarik perhatian Rado. Namun sayang, mantan kekasih Rado, yang juga kakak kelas Larasati, Nita (Agesh Palmer), ternyata masih belum merelakan Rado direbut oleh gadis lainnya. Akhirnya Larasati sering menerima tekanan dari Nita dan teman-temannya. Dan sayangnya, Rado juga seringkali lebih memihak kepada Nita daripada Larasati.

Dalam kekecewaannya, Larasati akhirnya memutuskan untuk bolos dari sekolahnya dan berliburan ke rumah neneknya di Lembang – yang, by the way, mendukung penuh bolosnya Larasati dari sekolahnya demi mengobati sakit hatinya. Yeahhh… modern Grandma. Di rumah neneknya, Larasati kembali bertemu dengan teman masa kecilnya, Beben (Boy William) – yang meski berasal dari desa dan anggota keluarga yang sama sekali tidak memiliki tampang seperti warga negara asing, namun memiliki tampang seperti warga negara asing… dan kesulitan untuk berkata-kata dalam Bahasa Indonesia. Dan segera saja… Larasati terlibat sebuah permainan hati lainnya dengan Beben. Lalu bagaimana dengan Rado? Apakah Larasati telah benar-benar melupakan kakak kelas yang sebelumnya sangat ia kagumi itu?

Yahhh… semua hal yang dapat Anda tebak dari sebuah drama romansa remaja yang berkisah mengenai cinta segitiga dapat Anda tebak di film ini. Oh. Selain memiliki jalan cerita yang jauh dari kesan inovatif dan menarik, Fallin’ in Love juga memiliki deretan pemeran yang hadir dengan kemampuan kuat untuk membuat setiap penonton merasa sangat membenci mereka. Mikha Tambayong tampil dengan sekuat tenaganya untuk hadir dalam kemampuan akting yang sangat berlebihan… dan palsu. Ia membuat karakter Larasati menjadi begitu hiperaktif dalam menunjukkan emosinya. Tertawa berlebihan, tersenyum berlebihan, tangis yang berlebihan dan bertingkah secara berlebihan. Mungkin Findo Purnomo HW mengarahkan Mikha untuk meniru akting para aktris film-film drama romansa dario industri film Korea yang selalu terlihat centil dalam tiap gerak-geriknya. Sayang… Mikha justru menjadikan Larasati terlihat sebagai karakter dengan tingkat intelejensia yang rendah daripada terlihat imut maupun centil.

Dan kemudian dua pria yang berusaha memperebutkan gelar sebagai aktor dengan kemampuan berekspresi terburuk dari hati Mikha Tambayong, Adly Fairuz dan Boy William. Boy William harus diakui masih sangat memiliki keterbatasan dalam menampilkan ekspresi wajah dan kemampuan aktingnya – plus, kemampuannya dalam menghilangkan aksen luar negerinya. Namun, untuk film ini, setidaknya ia berusaha kuat untuk berbahasa dalam Bahasa Sunda. Lihat apa yang dilakukan Adly Fairuz. Man… pria ini dipastikan tidak akan ada selamat jika ada seorang pembunuh yang menahan dirinya kemudian meminta dirinya berakting dengan meyakinkan guna menyelamatkan nyawanya. Adly hadir dengan ekspresi wajah yang sama… di sepanjang film! Yang cukup mengherankan adalah untuk melihat keputusan Findo untuk menjadikan Adly sebagai karakter remaja pria dari kota sementara Boy William memerankan karakter remaja pria dari desa. Bukankah penampilan fisik mereka menampilkan hal yang sebaliknya?

Kecuali beberapa aktor senior yang tampil dalam film ini, seperti Yati Surachman yang selalu tampil meyakinkan, Fallin’ in Love sama sekali tidak memiliki kelebihan yang berarti dalam kualitas departemen aktingnya. Jika pemerannya tidak berlebihan dalam menampilkan perannya, maka pemerannya terlihat sama sekali tidak mampu berakting. Jangan ditanyakan soal kualitas penulisan cerita. Alim Sudio sepertinya menuliskan naskah film ini dalam waktu 30 menit dengan berbagai referensi segala cerita film yang akan mampu membuat penontonnya merasa muak dengan segala hal yang berbau percintaan remaja. Fallin’ in Love adalah sebuah film yang memberikan nama buruk bagi film-film drama romansa remaja. Salah satu film Indonesia terburuk untuk tahun ini.

   Rating IMDB     :  0.0/10  (Detail IMDB)
   Tanggal Rilis    :  20 September 2012 (Indonesia)
   Kualitas Video  :  VCDrip (BAGUS)
   Bintang             :  Adly Fayruz, Mikha Tambayong
   Genre               :  Drama
   Size                  :  400MB MKV  
 
Indowebster-VCDrip-400MB-MKV  : 
PASSWORD : oliphdhian
Download File
Torrent-HDRip-700MB-Avi  (Single File) : 
Download File
Mediafire Alternatif Link HDRip: 
----------------------------------------------
Jika Linknya Rusak 
atau bingung cara downloadnya 
informasikan Disini (Klik Disini)
----------------------------------------------
NOTE:
Terima Kasih
----------------------------------------------


Film Horor (2007)

Film Horor adalah sebuah konsep film Scary Movie Versi Indonesia yang akan mengetengahkan parodi dari beberapa film-film horor Indonesia dan film-film horor International lainnya yang telah meraih box office. Selain itu, “Film Horor” juga akan menyajikan parodi dari kejadian-kejadian faktual yang pernah menjadi hot issue, baik dari kalangan politikus, selebritis maupun dunia perfilman Indonesia.

“Perlu diketahui bahwa Film Horor ini merupakan film Scary Movie Versi Indonesia yang pertama dan satu-satunya di Indonesia”, tegas Shankar Produser Indika Entertainment yang selalu sukses dengan film-film horornya. Konsep film ini diilhami oleh film Scary Movie produksi Hollywood yang telah mencapai sukses hingga 4 sekuel, yaitu Scary Movie 1 s/d 4. Indika ingin menyuguhkan alternatif baru bagi para penggemar film, karena “Film Horor” adalah satu-satunya film yang menampilkan reuni para hantu kondang Indonesia paling lengkap dan komplit. “Di film ini setannya komplit, segala jenis hantu ada disini, jadi penonton puas nontonnya, bayar satu tiket, dapat semua hantu”, tutur Shankar.

Dahsyatnya lagi, film ini menggunakan trick yang sama dengan trick yang digunakan pada film Matrix Hollywood. Bahkan, pengerjaan special effect Mock Up didatangkan khusus dari Hollywood, yaitu orang yang pernah membuat special effect pada film The Lord of The Ring. Selain itu, beberapa crew yang terlibat dalam “Film Horor” ada yang dari Jerman, New York dan Hollywood.

Seperti pada film-film sebelumnya, kali ini pun Shankar memasang bintang-bintang muda ternama, seperti Angie Virgin, Sheila Marcia Joseph, Andhika Gumilang, Reza Rahadian, Shierly Rushworth, Ferdinal Arnaz, Secha Lauretta, Tertamayasari dan special hot appereance Elena Lubis, Rebecca serta Maria Eva. Tak ketinggalan juga bintang-bintang ternama lainnya, seperti Cut Memey dan Ferry Irawan ikut memperkuat film ini sebagai cameo.

Film yang direkomendasikan kepada para ibu hamil, penderita sakit jantung dan orang sakit hati ini akan digarap oleh Toto Hoedi. “Film Horor” garapan Toto Hoedi ini selain mampu memenuhi selera pasar karena temanya baru dan unik, juga kaya akan permainan teknis effect yang mampu memacu adrenalin penonton sekaligus menciptakan suasana mencekam.

“Film Horor” sendiri berkisah tentang sekelompok mahasiswa jahil, yaitu Beni, Dani dan Asto yang saling bertaruh dengan target meniduri Mala, seorang mahasiswi cantik di kampus. Namun sayang, tanpa disengaja Mala tewas mengenaskan ditangan mereka. Tapi anehnya, jasad Mala lenyap tidak pernah ditemukan. Dan mulai saat itu malapetaka mengerikan pun kerap menghantui mereka.

   
   Pemain   : Angie Virgin,
                  Sheila Marcia, 
                   Andhika Gumilang, 
                   Cut Memey, 
                   Ferry Irawan
    Genre    : Comedy
    Country : Indonesia


Fiksi (2008)

Ladya Cheryl atau Alyssa merupakan anak seorang jenderal yang suka main perempuan. Suatu ketika Alyssa bertemu dengan seorang pemuda yang membuatnya tertarik dan terobsesi setengah mati kepada pemuda tersebut sampai kabur secara halus dari rumah, dan pindah ke suatu kamar yang tepat berada di sebelah kamar pemuda tersebut, di rumah susun. Ternyata si pemuda ini tinggal bersama seorang wanita yang merupakan partners in crime.

Alyssa mulai aneh dan menjadi psikopat, sejak si pemuda tersebut mengajak dia keliling rumah susun dan menunjukkan tulisannya yang diharapkan sekali akan jadi salah satu new york times best seller, dia mulai 'membunuh' orang" di rumah susun itu dengan cara yang sangat halus

Pemain : Ladya Cheryll, Doni Alamsyah
Genre : Thriller
Country : Indonesia



Download File
Indowebster
Download Film
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kumpulan Film Bioskop - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger